, , ,

BRI Salurkan KUR Rp147,2 Triliun hingga Oktober, Dorong Pertumbuhan UMKM dan Lapangan Kerja

oleh -592 Dilihat

Jangkauan Jakarta Utara PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat perannya sebagai motor penggerak sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hingga Oktober tahun ini, BRI mencatat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) mencapai Rp147,2 triliun, menyentuh jutaan pelaku UMKM di seluruh penjuru Indonesia.

Capaian tersebut kembali menegaskan posisi BRI sebagai bank dengan portofolio pemberdayaan UMKM terbesar di Tanah Air.

Mendorong Pemulihan dan Pertumbuhan Ekonomi

Direktur Utama BRI menyampaikan bahwa penyaluran KUR tahun ini difokuskan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat pascapandemi dan menjaga daya tahan UMKM terhadap berbagai tekanan global.

“BRI berkomitmen untuk memastikan pelaku UMKM tetap tumbuh dan naik kelas. KUR adalah instrumen penting agar mereka terus produktif dan membuka lebih banyak lapangan kerja,” ujarnya.

Dengan penyaluran Rp147,2 triliun, sektor yang paling banyak menerima KUR meliputi perdagangan, pertanian, perikanan, dan industri rumah tangga, yang merupakan penopang utama perekonomian daerah.

Menciptakan Lapangan Kerja Baru

KUR yang terserap tersebut tidak hanya membantu permodalan usaha, tetapi juga berdampak langsung pada penciptaan lapangan kerja baru. BRI mencatat, ribuan usaha penerima KUR menunjukkan peningkatan aktivitas produksi sehingga membutuhkan tambahan tenaga kerja.

Sejumlah penerima KUR bahkan berhasil memperluas usaha hingga ekspor skala kecil. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa akses pembiayaan yang tepat mampu meningkatkan daya saing pelaku usaha mikro dan kecil.

BRI
BRI

Baca juga: Operasi Zebra Jaya 2025: 497 Pelanggar Ditindak Satlantas Jaksel di Hari Ketiga

Fokus pada UMKM Ultra Mikro dan Desa

Pada tahun ini, BRI juga memperluas cakupan KUR hingga menyasar pelaku ultra mikro, khususnya melalui ekosistem holding UMi yang terdiri dari BRI, Pegadaian, dan PNM. Sinergi ini memperkuat pendampingan, literasi keuangan, hingga pelatihan manajemen usaha bagi masyarakat desa.

BRI menegaskan bahwa KUR bukan sekadar pembiayaan, tetapi bagian dari proses pemberdayaan berkelanjutan. Para pelaku UMKM juga mendapatkan pendampingan melalui program BRIncubator, Rumah Kreatif BUMN, serta akses pemasaran digital.

Penyaluran Tetap Mengedepankan Prinsip Kehati-hatian

Meski penyerapan KUR tergolong tinggi, BRI tetap menjaga kualitas penyaluran kredit dengan mengutamakan prinsip kehati-hatian. Tingkat kredit bermasalah (NPL) KUR BRI dilaporkan berada pada level aman berkat proses mitigasi risiko dan pendampingan rutin.

Pemantauan dilakukan melalui teknologi digital yang memungkinkan analisis risiko lebih cepat dan akurat, sekaligus membantu memperluas jangkauan ke daerah-daerah yang sebelumnya sulit dijangkau layanan perbankan.

Dorongan Pemerintah dan Harapan Ke Depan

Penyaluran KUR senilai Rp147,2 triliun ini sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam memperkuat sektor UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional. Pemerintah menilai UMKM yang sehat akan berkontribusi signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja dan ketahanan ekonomi rumah tangga.

Ke depan, BRI berkomitmen terus memperbesar akses pembiayaan, meningkatkan digitalisasi layanan, serta memastikan UMKM Indonesia mampu tumbuh kompetitif baik di pasar lokal maupun global.

Shoppe Mall

No More Posts Available.

No more pages to load.