Jangkauan Jakarta Utara – Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta memastikan pembongkaran tiang monorel di kawasan Jalan HR Rasuna Said akan dilakukan pada tengah malam. Langkah ini diambil untuk meminimalkan gangguan lalu lintas serta aktivitas masyarakat di salah satu ruas jalan utama ibu kota.
Pembongkaran tiang monorel tersebut merupakan bagian dari penataan infrastruktur kota dan penghapusan aset proyek transportasi yang mangkrak selama bertahun-tahun.
Dilakukan Tengah Malam untuk Kurangi Dampak Lalu Lintas
Dishub DKI Jakarta menjelaskan bahwa proses pembongkaran dilakukan pada malam hingga dini hari saat volume kendaraan relatif rendah. Dengan demikian, potensi kemacetan dan gangguan mobilitas masyarakat dapat ditekan seminimal mungkin.
Petugas akan menutup sebagian lajur jalan secara situasional selama proses pembongkaran berlangsung dan kembali membuka akses setelah pekerjaan selesai.
Koordinasi Lintas Instansi
Dalam pelaksanaannya, Dishub DKI berkoordinasi dengan berbagai pihak, mulai dari kepolisian, Suku Dinas Perhubungan setempat, hingga instansi teknis terkait. Koordinasi ini dilakukan untuk memastikan pembongkaran berjalan aman, tertib, dan sesuai dengan standar keselamatan.
Petugas kepolisian juga akan disiagakan untuk mengatur arus lalu lintas serta memastikan keamanan selama proses pembongkaran berlangsung.

Baca juga: Gubernur DKI Minta Maaf atas Insiden Tunanetra Jatuh di Halte TJ
Gunakan Alat Berat dan Prosedur Keselamatan Ketat
Pembongkaran tiang monorel dilakukan menggunakan alat berat dengan prosedur keselamatan yang ketat. Dishub memastikan bahwa setiap tahapan pekerjaan telah melalui perencanaan teknis guna menghindari risiko terhadap pengguna jalan maupun bangunan di sekitar lokasi.
Area kerja akan dipasangi rambu-rambu peringatan serta pembatas untuk menjamin keselamatan pekerja dan masyarakat.
Penataan Kawasan Rasuna Said
Pembongkaran tiang monorel di Rasuna Said merupakan bagian dari upaya penataan kawasan dan optimalisasi ruang kota. Keberadaan tiang monorel yang tidak difungsikan selama bertahun-tahun dinilai mengganggu estetika kota serta potensi pemanfaatan ruang jalan.
Setelah pembongkaran, kawasan tersebut akan ditata kembali agar lebih rapi dan mendukung kelancaran lalu lintas.
Imbauan bagi Pengguna Jalan
Dishub DKI mengimbau para pengguna jalan agar mengantisipasi rekayasa lalu lintas yang bersifat sementara selama proses pembongkaran berlangsung. Masyarakat disarankan untuk mengikuti arahan petugas di lapangan serta memanfaatkan jalur alternatif jika diperlukan.
Pengendara juga diharapkan tetap berhati-hati dan mengurangi kecepatan saat melintasi area pekerjaan.
Proyek Monorel yang Mangkrak Bertahun-tahun
Sebagaimana diketahui, tiang monorel di sepanjang Jalan HR Rasuna Said merupakan bagian dari proyek monorel Jakarta yang tidak pernah rampung. Proyek tersebut telah lama dihentikan dan meninggalkan sejumlah infrastruktur terbengkalai di beberapa titik ibu kota.
Pembongkaran ini menjadi salah satu langkah konkret Pemprov DKI Jakarta dalam menyelesaikan persoalan infrastruktur mangkrak.
Wujud Komitmen Pemprov DKI Jakarta
Dishub DKI menegaskan bahwa pembongkaran tiang monorel ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam meningkatkan kualitas tata kota, keselamatan lalu lintas, serta kenyamanan masyarakat.
Pemprov DKI berkomitmen untuk terus melakukan penataan infrastruktur secara bertahap demi mewujudkan Jakarta sebagai kota yang tertib, aman, dan modern.




