, , ,

Polri Resmi Menerapkan Operasi Zebra 2025

oleh -919 Dilihat

Jangkauan Jakarta Utara – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) resmi menggelar Operasi Zebra 2025, sebuah operasi nasional yang difokuskan pada penertiban lalu lintas, peningkatan disiplin berkendara, serta menekan angka kecelakaan di seluruh wilayah Indonesia. Operasi ini mulai diberlakukan serentak di semua Polda, Polres, dan jajaran lantas di Indonesia.

Penegakan Hukum Berbasis Teknologi

Dalam Operasi Zebra 2025, Polri menegaskan bahwa pendekatan yang digunakan tidak hanya berupa penindakan manual, tetapi juga memanfaatkan teknologi digital seperti ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement). Melalui sistem ini, pelanggaran lalu lintas dapat terekam otomatis tanpa interaksi langsung antara petugas dan pengendara.

“Operasi Zebra tahun ini menekankan penegakan hukum berbasis teknologi. Kami ingin disiplin berlalu lintas meningkat tanpa perlu banyak kontak langsung,” ujar perwakilan Korlantas Polri.

Penerapan ETLE diharapkan meminimalkan potensi pungutan liar (pungli) serta meningkatkan transparansi penindakan.

Sasaran Utama Pelanggaran

Polri menetapkan sejumlah sasaran prioritas dalam Operasi Zebra 2025, antara lain:

  • Pengendara yang tidak menggunakan helm SNI

  • Pengemudi yang melawan arus

  • Pengendara kendaraan pribadi yang tidak memakai sabuk pengaman

  • Penggunaan ponsel saat berkendara

  • Kendaraan dengan knalpot brong atau tidak sesuai standar

  • Pengendara di bawah umur

  • Pelanggaran batas kecepatan dan kelebihan muatan

“Fokus kami adalah pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan fatal. Keselamatan adalah prioritas,” tambahnya.

Operasi Zebra 2025
Operasi Zebra 2025

Baca juga: Kemenkop Dorong Kopdes Merah Putih Bangun Kemitraan Bisnis lewat Program Magang

Edukasi dan Imbauan Diperkuat

Selain penegakan hukum, Operasi Zebra 2025 juga menekankan aspek edukasi kepada masyarakat. Polri menggandeng sekolah, komunitas otomotif, dan organisasi masyarakat untuk meningkatkan kesadaran pentingnya keselamatan berkendara.

Tidak hanya itu, aparat di lapangan juga diminta melakukan pendekatan persuasif dan humanis kepada pelanggar, khususnya remaja dan pengendara pemula.

Turun Bersama TNI dan Pemda

Pelaksanaan Operasi Zebra 2025 melibatkan kolaborasi lintas sektor. Polri membawa serta unsur TNI, dinas perhubungan, Satpol PP, dan pihak pemerintah daerah untuk memastikan kegiatan berlangsung efektif.

Kerja sama ini juga mencakup pengaturan arus lalu lintas di jam padat, razia kendaraan di titik rawan pelanggaran, hingga pembenahan sarana prasarana seperti marka jalan dan lampu lalu lintas.

Diharapkan Tekan Angka Kecelakaan

Berdasarkan data Korlantas, angka kecelakaan di sejumlah daerah meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Melalui Operasi Zebra 2025, Polri menargetkan terjadi penurunan signifikan baik pada jumlah kecelakaan, korban luka, maupun korban jiwa.

“Kami ingin masyarakat terbiasa tertib di jalan, bukan hanya saat ada operasi,” kata pejabat Korlantas.

Masyarakat Diminta Tertib Sejak Diri Sendiri

Polri mengimbau masyarakat untuk mematuhi seluruh aturan lalu lintas, membawa kelengkapan berkendara, serta memastikan kendaraan layak jalan sebelum digunakan.

“Kedisiplinan bukan hanya saat menghadapi razia, tetapi untuk keselamatan diri sendiri dan orang lain,” tegasnya.

Dengan diberlakukannya Operasi Zebra 2025, Polri berharap budaya tertib berlalu lintas dapat semakin mengakar di masyarakat.

Shoppe Mall

No More Posts Available.

No more pages to load.